Categories
Produk Pilihan

Spion Motor & Kerusakan yang Perlu Kamu Hindari

Menjaga keutuhan spion motor merupakan perawatan yang wajib kamu perhatikan. Spion sangat kamu butuhkan untuk menghindari bencana atau kemungkinan terburuk saat sedang berkendara. Sama pentingnya dengan komponen penting motor lainnya, kamu juga harus memperhatikan kondisi spion motor. Spion sangat dibutuhkan untuk memantau pengendara lain dibelakangmu, atau antisipasi pada situasi apapun. Tidak memiliki spion dalam kondisi baik ibarat kamu buta saat berkendara. Berikut beberapa faktor kerusakan pada spion yang wajib kamu hindari.

1. Baut dan Mur yang Longgar.

Baut dan mur yang longgar pada bagian spion akan membuat spion berputar sesukanya. Hal ini pastinya akan sangat mengganggu kegiatan berkendara. Spion harus dalam keadaan serat, namun tidak terlalu serat karena kamu juga harus menyesuaikannya sekali-kali. Ketika baut dan mur longgar, segera ganti untuk spion yang stabil kembali. Kamu juga bisa kena denda jika ada rahasia dan spion kamu tidak berfungsi dengan baik.

2. Tabrakan atau Gesekan Saat sedang Parkir Motor.

Tabrakan pada posisi tertentu bisa menyebabkan spion bengkok bahkan pecah. Selain tabrakan dengan pengendara lain, ceroboh saat parkir juga bisa membuat spion rusak. Entah itu spion motor kamu atau bisa jadi spion pengendara lain. Oleh karena itu, waspada dan fokus saat berkendara amatlah penting. Masih untung jika spion saja yang rusak, kemungkinan buruk bisa terjadi jika kamu menyepelekan keamanan berkendara, salah satunya dengan mengabaikan kaca spion.

3. Jangan Hanya Pasang Spion pada Satu Sisi.

Tiba-tiba salah satu kaca spion kamu rusak, akhirnya kamu memutuskan hanya menggunakan satu spion saja. Tindakan ini juga melanggar hukum peraturan lalu lintas. Memang merepotkan tapi ada baiknya tidak berkendara dengan sepeda motor satu spion saja. Mungkin bisa asal jangan ke jalan besar, segera beli spion baru atau perbaiki spion jika kerusakannya tidak parah. Berkendara dengan satu spion juga sangat berbahaya. Sisi kanan maupun kiri memiliki titik penting untuk diperhatikan pengendara. Satu spion saja hilang, sama saja kamu seperti kehilangan penglihatan saat berkendara.

4. Ganti dengan Aksesoris Spion Original.

Ketika spion motor kamu rusak, usahakan ganti dengan suku cadang asli motor. Ada banyak jenis spion merk universal yang bisa kamu temukan di pasaran. Beberapa cukup menggoda karena desainnya yang eksentrik dan pilihan warna mencolok yang beragam. Namun, jika kamu memikirkan sepeda motormu sebagai investasi, menjaga orisinalitas motor amatlah penting. Menggunakan spion yang tidak asli lagi akan menurunkan harga jual motor. Karena motor kamu akan setara dengan motor bongkar pasang. Kamu bisa beli spion asli di toko suku cadang besar atau service bengkel resmi merk motor kamu.

5. Pemasangan Spion yang Kurang Tepat.

Masalah pada spion yang paling sering terjadi adalah posisi spion yang tidak stabil. Hanya dengan getaran sedikit saja langsung bergerak dan harus diatur kembali. Hal ini bisa merusak konsentrasi mengendarai. Selain baut dan mur yang longgar, ada kemungkinan kamu tidak memasang dengan sempurna. Pastikan ujung bawah spion masuk dalam lubang yang ada dalam motor, kemudian putar hingga serat normal, namun masih bisa digerakan. Tidak memasang spion dengan benar juga bisa membuat spion mudah jatuh dan semakin rusak.

Itu tadi berbagai penyebab kerusakan atau masalah pada spion. Merawat spion sebetulnya termasuk paling mudah. Identifikasi kerusakannya juga mudah untuk segera diatasi. Namun jangan disepelekan, segera perbaiki spion motor ketika terjadi masalah atau kerusakan.

Categories
Produk Pilihan

Mur Motor & Cacat Kerusakan Yang Sering Terjadi

Mur Motor mungkin merupakan item kecil pada motor, namun dibutuhkan oleh banyak komponen besar pada motor. Mur biasanya berpasangan dengan baut, menyatukan komponen esensial pada kerangka motor. Mur dan baut juga membutuhkan perawatan. Jika kamu malas melakukan perawatan, mur bisa mengalami cacat atau rusak. Masalah pada mur bisa mempersulit kamu dalam memodifikasi dan perawatan motor secara umum. Berikut berbagai macam kerusakan yang bisa terjadi pada mur kendaraan yang perlu kamu antisipasi sebelum terjadi.

1. Noda yang Mengeras dan Tidak Dibersihkan.

Salah satu bagian dengan mur dan baut yang paling perlu diperhatikan adalah pada bagian roda motor. Dekat dengan tanah dengan berbagai medan, mur motor kerap kotor, apalagi ketika melewati medan berlumpur. Sekalipun kamu cuma keliling kota setiap hari, berbagai jenis debu, kotoran, bercampur dengan minyak motor juga bisa menyebabkan tumpukan kotor pada baut motor. Ketika kamu mengabaikan keadaan kotor pada mur dan baut, semakin lama noda akan mengeras. Hal ini akan menyusahkan kamu ketika hendak melepas baut, misalnya untuk ganti roda.

2. Tidak Diberi Penetran Secara Berkala.

Melumasi baut dan mur penetran merupakan salah satu metode perawatan yang dapat menjaga kualitas komponen. Sama halnya dengan memberi oli pada mesin dan rantai motor. Penetran akan membentuk lapisan pada baut dan mur, menghindari proses pengaratan cepat pada komponen tersebut. Jika kamu tidak terlalu memperhatikan perawatan penetran pada baut dan mur, maka akan butuh waktu lebih cepat bagi komponen ini mengalami karatan.

3. Karat, Karena Kendaraan Tidak Pernah Digunakan.

Karat juga bisa muncul pada kendaraan motor yang tidak pernah digunakan. Mungkin kamu punya motor keluaran lawas yang belum juga kamu jual. Lama tak digunakan dan diparkir saja di rumah bisa mempermudah proses karatan. Sama halnya dengan komponen motor lainnya, jika tidak pernah digunakan maka akan bermasalah bahkan rusak. Jika kamu punya motor nganggur di rumah, usahakan tetap lakukan perawatan rutin dan dipakai sekali-kali agar tidak rusak dan harga jualnya tetap stabil.

4. Memasang Baut dan Mur dengan Tidak Tepat.

Kerusakan pada mur bisa terjadi ketika kamu memasang dengan cara yang tidak tepat dan kurang teliti. Sebagai komponen yang kecil, kamu harus memperhatikan pemasangan baut dan mur dengan benar. Gunakan kunci yang benar, dan putar dengan normal menggunakan tangan. Jangan dipaksa jika baut atau kunci tidak pas. Beberapa orang bahkan punya kebiasaan menginjak dengan kaki dan memukul baut agar masuk secara paksa.Perhitungan yang salah dari awal tidak akan menyatukan komponen dengan rekat. Hal ini juga bisa menimbulkan kerusakan pada komponen motor lainnya.

5. Menggunakan Baut dan Mur Bekas.

Hindari kebiasaan mengoleksi baut dan mur motor bekas. Jangan pikir kamu bisa merekondisi baut dan mur hanya dengan proses pengamplasan. Komponen motor apapun kalau sudah berkarat sangat wajib untuk diganti. Karat merupakan indikasi keropos pada komponen, dan keropos mampu mengurangi kekuatan komponen. Dengan begini baut dan mur bisa hancur dan melepas komponen motor lainnya di saat yang tidak diinginkan.

Sudah tahu berbagai penyebab kerusakan pada baut dan mur, kamu wajib melakukan perawatan ideal secara keseluruhan pada motormu. Kamu bisa melakukan perawatan sendiri di rumah, maupun pergi ke bengkel service yang lebih profesional. Namun, setidaknya kamu tau informasi dan teori tentang perawatan mur dan baut untuk memantau kondisi kendaraan kamu.

Categories
Produk Pilihan

Alarm Motor & Fakta Yang Masih Sering Salah Persepsi

Alarm motor merupakan salah satu fitur kendaraan yang semakin populer belakangan ini. Meski bukan item esensial, memasang alarm pada motor bisa menjadi pendukung sistem keamanan kendaraan motor kamu. Baik saat di rumah maupun di tempat umum. Cara kerja alarm pada motor juga serupa dengan alarm pada mobil. Selain sebagai fungsi keamanan, alarm juga akan memudahkan menemukan kendaraan di lahan parkir luas. Namun, masih ada banyak orang yang punya persepsi salah akan alarm khusus motor. Simak informasi seputar fakta dan cara perawatan alarm motor berikut ini.

1. Alarm pada Motor Tidak Akan Rusak Meski Terkena Air.

Jika kamu membeli alarm khusus, produk berkualitas dengan harga tinggi sudah dilengkapi dengan teknologi waterproof. Kamu mungkin khawatir ketika mencuci motor dan air masuk dalam komponen. Tak lama setelah mencuci motor, alarm mungkin akan mengeluarkan suara yang aneh seperti rusak. Namun, masalah tersebut hanya terjadi sementara, ketika komponen sudah kering, suara alarm akan kembali normal. Jika suatu hari alarm kamu rusak, terpapar air bukan faktor utama yang akan mempengaruhi kerusakan tersebut.

2. Masalah Aki Motor.

Jangan pernah biarkan aki motor kamu kering. Alarm juga memiliki nama lain yaitu E-lock, dimana difungsikan dengan sumber daya listrik. Oleh karena itu, pastikan aki kamu dalam keadaan baik. Ketika alarm tidak mau bekerja, ada kemungkinan karena tidak ada daya pendukung dari aki. Kamu harus rajin memperhatikan air aki jika kamu menggunakan aki basah. Jika menggunakan aki jenis lain yang free maintenance, seharusnya bisa awet lebih lama.

3. Ganti Baterai Remote Alarm.

Alarm motor dilengkapi juga dengan remote control jarak jauh. Ketika alarm tidak mau merespon, ada kemungkinan karena remote sudah waktunya ganti baterai. Pada umumnya remote E-lock membutuhkan baterai Alkaline tipe A23 yang sangat mudah kamu temukan di toko. Baterai Alkaline merupakan yang paling ideal karena bisa tahan sangat lama. Untuk melihat tanda perlu ganti baterai, remote juga dilengkapi dengan lampu indikator. Ketika lampu mengeluarkan cahaya lemah, tak diragukan lagi kamu harus segera ganti baterai.

4. Alarm dalam Silent Mode.

Ada lagi kemungkinan yang faktor alarm yang tidak mau berbunyi. Ketika alarm tidak berbunyi namun lampu sein menyala saat kamu menekan remote, ada kemungkinan alarm dalam kondisi silent. Kamu hanya perlu memasukan kunci ke kontak maka alarm akan mengeluarkan bunyi, kemudian tekan off pada remote.

5. Hubungi Dealer E-lock Ketika Terjadi Kerusakan Komponen Utama.

Selain berbagai fakta di atas, alarm motor juga tidak lepas dari faktor error pada komponen utama. Misalnya remote terbanting keras, atau motor mengalami tabrakan, kemungkinan tersebut juga mampu merusak alarmmu. Ketika terjadi kerusakan yang tidak bisa kamu tangani atau pahami, setiap E-lock pasti memiliki dealer yang bisa kamu hubungi untuk membantu. Baik memberi arahan hingga memfasilitasi secara teknis pada masalah alarm khusus motor.

Itu tadi berbagai fakta yang perlu kamu ketahui untuk perawatan alarm khusus motormu. Ada banyak cara mengatasi masalah pada alarm yang bisa kamu atasi sendiri. Namun jika ada error yang krusial, kamu selalu bisa menghubungi dealer e-lock yang sudah tersebar di sebagian kota besar di Indonesia. Memasangnya pada motor atau e-lock bisa menambah tingkat keamanan pada motor. Fitur ini juga lebih modern dan praktis. Tak selalu alarm pasang, sudah ada produsen motor yang memproduksi motor dengan e-lock yang bisa kamu andalkan.

Categories
Produk Pilihan

Kunci Pengaman Motor & Cara Memperbaiki kerusakannya

Kunci pengaman motor merupakan salah satu fitur yang esensial pada kendaraan kamu. Setiap motor produksi terbaru pasti memiliki sistem keamanan pada sistem kunci atau shutter lock. Memaksimalkan keamanan otomatis pada motor dimanapun kamu memarkir motor. Namun, fitur keamanan kunci motor kadang-kadang juga bisa bermasalah bahkan rusak. Meski tidak terlalu berpengaruh pada fungsi kendaraan, keamanan kendaraan jadi tidak terjamin lagi. Berikut penjelasan macam-macam skenario kerusakan dan solusi ketika kunci pengaman motor magnet kamu rusak.

1. Cara Kerja Magnet pada Sistem Shutter Lock.

Kamu pasti sudah tahu cara menggunakan shutter lock, namun apa kamu tahu sistematis kerjanya? Pada kunci shutter lock, ada bagian khusus dengan mata magnet. Ketiganya memiliki kutub dan kode otentik untuk bisa membuka sistem kunci motor kamu. Bagian inilah yang paling penting untuk memaksimalkan fungsi kunci pengaman motor magnet.

2. Mata Magnet yang Hilang.

Mata magnet berbentuk bulat pada mata kunci kamu dipasang pada anak kunci dengan lubang pasang dalam cekungan kunci. Karena merupakan dua material yang berbeda dan dipasangkan, maka mata magnet juga bisa lepas dalam situasi tertentu. Misalnya jatuh dari ketinggian atau terbanting terlalu kencang. Sehingga membuat mata magnet lepas dari kunci. Ketika sudah terlepas, sistem shutter lock tidak akan bisa digunakan.

3. Mata Magnet yang Mengalami Keausan.

Ketika motor sudah memiliki usia yang cukup lama, otomatis magnet pada bagian kunci juga mulai berusia. Magnet mampu bekerja dengan baik jika memiliki permukaan yang rata. Jika mengalami lecet dan aus, magnet secara berkala akan jadi tumpul dan cenderung bulat. Dalam kondisi seperti ini, kunci jadi tidak bisa digunakan lagi sistem pengamanannya. Untungnya, resiko kerusakan satu ini jarang terjadi karena usia kunci juga lama. Hanya jika terjadi gesekan tidak terduga yang sangat minim terjadi, baru kunci bisa mengalami kerusakan demikian.

4. Mendapatkan Kunci Baru di Dealer Resmi.

Ketika magnet kunci rusak, sama halnya kunci tersebut sudah tidak bisa digunakan lagi. Jika kamu membeli motor dalam kondisi baru, kamu pasti mendapat kunci cadangan yang bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah ini. Namun, jika kamu beli motor bekas atau kunci cadangan hilang, maka kamu perlu ganti kunci. Kamu bisa coba kunjungi dealer resmi motor untuk mendapatkan kunci baru atau solusi lain untuk mengatasi kunci motor yang rusak. Meminta tolong pada dealer resmi mungkin akan memakan waktu beberapa hari sampai kamu bisa mendapatkan kunci baru.

5. Service ke Ahli Kunci.

Selain mendapatkan kunci ke dealer baru, kamu juga bisa pergi ke tukang kunci. Sekarang sudah ada tukang kunci yang mampu mengatasi kerusakan pada kunci motor dengan sistem shutter lock. Tukang kunci nantinya akan memasang kombinasi U dan S baru pada anak kunci motor. Proses membetulkan kunci juga seharusnya tidak memakan waktu lama. Alternatif ini sering kali dipilih untuk kebutuhan mendesak. Setelah metode itu dilakukan, maka kunci sudah bisa dipakai lagi. Namun, mungkin masih cukup susah mencari tukang kunci dengan keahlian satu ini.

Itu tadi penjelasan seputar kerusakan kunci pengaman motor shutter lock dan beberapa solusi mudah yang bisa kamu ambil. Penjelasan tersebut spesifik untuk sistem keamanan kunci, jika mengalami kerusakan pada anak kunci, solusi bisa lebih mudah. Kerusakan pada sistem shutter lock motor seharusnya bisa menjadi resiko yang sangat rendah kemungkinan terjadinya. Tetap jaga kunci baik-baik dan gunakan motor dengan bijak.

Categories
Produk Pilihan

Stang Motor yang Penting untuk Diperhatikan

Stang motor merupakan salah satu suku cadang motor esensial pada motor. Sebagai pusat kendali kendaraan, kamu harus memastikan stang selalu dalam keadaan baik. Jangan disepelekan! Sedikit saja kerusakan pada stang bisa mempengaruhi keamanan ketika kamu berkendara. Berkendara dengan aman tidak hanya untuk kamu saja, namun juga pengendara lainnya di jalan raya. Selalu peka dengan keadaan stang motor kamu! Berikut beberapa tanda kerusakan stang pada motor yang perlu kamu ketahui.

1. Kemudi yang Tidak Bisa Dikendalikan dengan Mulus.

Pada stang yang bermasalah, kamu akan merasa tidak nyaman mengemudi karena kemudi jadi sulit dikendalikan. Meski terkadang terasa samar-samar, kamu akan merasakan kemudi tak berbelok ke arah yang kamu kehendaki, justru melawan. Pada tanda-tanda awal, kemudi yang tidak mulus ini akan muncul jarang-jarang, kemudian semakin sering dan bisa membahayakan kamu kapanpun. Oleh karena itu, ketika mulai merasakan kendali yang tidak menurut, harus segera diperiksa potensi kerusakan pada stang motor kamu.

2. Handling Terasa Berat dan Kaku.

Tak hanya susah dikendalikan konfigurasinya yang bermasalah, handling yang terasa berat juga semakin menyusahkan kamu. Ketika kamu hendak bermanuver, handling terasa berat dan kaku, membuat kamu kesulitan dan memberikan respon cepat saat mengendarai motor. Hal ini karena terjadi masalah pada pusat stang. Beberapa kerusakan bisa diperbaiki dengan minyak pelumas, namun ada pula jenis kerusakan yang fatal hingga ke bagian kabel. Dengan begitu kamu harus segera mengganti stang.

3. Menimbulkan Suara Mengganjal.

Ketika stang mulai mengeluarkan suara, berarti ada masalah pada stang kamu. Biasanya stang yang mulai muncul tanda kerusakan akan menimbulkan bunyi bergemeletuk saat sedang melalui medan yang cukup terjal. Begitu pula saat rem, akan ada bunyi rem yang terlalu keras dan tidak wajar. Hal ini karena kedua titik tersebut berat dan kaku. Seperti yang telah disebutkan, stang akan terasa berat, begitu juga pada komponen lain yang menyambung dengan stang pada motor kamu.

4. Pelor Longgar dan Getaran Berlebihan.

Jika stang pada motor tidak pernah mendapatkan perawatan rutin dan mulai rusak, maka akan terjadi keausan pada bagian pelor bearing. Hal ini akan membuat pelor menjadi longgar seiring berjalannya waktu jika dibiarkan saja. Akan semakin fatal ketika pelor terlalu longgar dan lepas, stang jadi semakin tidak stabil dan mempengaruhi konfigurasi pengendalian kemudi. Pelor yang mulai rusak lah yang menjadi alasan stang kamu jadi susah dikendalikan, oleh karena itu harus segera diganti ketika mulai merasakan gejala tersebut.

5. Rem Tidak Berfungsi dengan Baik.

Rem merupakan komponen utama yang kamu butuhkan dengan keamanan berkendara. Pada awalnya, rem mungkin terasa tidak cakram lagi, namun masih bisa berhenti dengan durasi yang memakan beberapa detik. Jangan disepelekan, rem harus selalu dalam keadaan cakram untuk kemungkinan terburuk saat kamu berkendara. Ketika rem mulai tidak cakram, hal itu juga merupakan gejala kerusakan stang pada motor.

Itu tadi berbagai cara untuk mengidentifikasi kerusakan pada stang motor kamu. Stang merupakan salah satu suku cadang yang harus diperhatikan performanya. Ketika mulai mengalami gejala masalah atau kerusakan, kamu harus segera tanggap untuk memperbaiki. Hindari menggunakan motor dengan stang bermasalah untuk berkendara sementara. Apalagi untuk perjalanan antar kota di jalan raya. Selalu perhatikan kondisi komponen esensial pada motormu, semoga informasi ini bermanfaat!

Categories
Produk Pilihan

Braket Motor Terbaik & Kerusakan Yang Sering Dialami

Komponen yang digunakan pada motor baik itu komponen tambahan maupun komponen bawaan haruslah yang berkualitas terbaik agar tetap nyaman untuk digunakan. Komponen yang berkualitas juga akan membuat komponen lain tetap awet tanpa perlu khawatir akan terjadi kerusakan dalam jangka pendek. Pembelian komponen motor juga harus diperhatikan terutama untuk komponen yang digunakan dengan menyangga beban berat, seperti braket motor. Braket adalah salah satu komponen tambahan yang berfungsi sebagai penyangga box agar mampu menahan beban saat digunakan untuk menyimpan barang-barang.  Oleh karena itu, kamu harus memastikan bahwa braket yang kamu pilih untuk motormu adalah braket yang terbaik dan terbuat dari bahan yang berkualitas.

Braket memiliki banyak sekali jenis dan bahan pembuatannya. Kamu harus menyesuaikan dengan jumlah lubang baut pada bagian jok. Lubang baut mayoritas ada yang berjumlah dua dan ada juga yang berjumlah empat. Lubang tersebut harus sesuai dengan jumlah yang ada di motormu agar kamu bisa membawa barang dengan nyaman. Membawa barang di bagian belakang menggunakan braket motor sebagai penyangganya harus memperhatikan keseimbangan handling pada saat motor berjalan. Cara untuk membuat handling seimbang adalah dengan memilih jenis braket yang memiliki jumlah lubang yang sesuai agar kamu bisa membawa barang dengan nyaman. Tidak hanya itu saja, demi kenyamanan kamu juga harus mengetahui apa saja kerusakan yang sering terjadi pada braket. Dengan begitu kamu bisa segera menemukan solusinya.

Kerusakan yang Sering Terjadi Pada Braket Motor

Kerusakan pada braket sering terjadi dikarenakan beberapa hal. Hal-hal tersebut terkadang tidak disadari sehingga ketika braket motor itu tiba-tiba tidak bisa digunakan baru kamu menyadarinya. Kamu harus mengetahui apa saja kerusakan yang sering terjadi pada braket agar ketika hal itu terjadi kamu bisa segera memperbaiki dan menggantinya dengan yang baru. Pada penjelasan berikut ini kamu bisa mengetahui apa saja kerusakan yang sering terjadi pada braket di motormu.

  • Patah

Braket patah adalah salah satu kerusakan yang sering terjadi. Braket mengalami patah bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti kelebihan kapasitas penyimpanan atau bahkan kamu menggunakan braket yang tidak sesuai dengan ukuran box yang kamu gunakan. Jika kamu tidak ingin braket motormu mengalami kerusakan maka kamu harus mengurangi jumlah barang yang kamu simpan pada box dan mencari tahu jumlah kapasitas maksimal penyimpanan. Usahakan jangan melakukan penyimpanan hingga batas maksimal agar braket bisa tetap awet.

  • Mur Baut Longgar

Mur baut yang mengaitkan braket dengan jok dan box seiring dengan pemakaian biasanya akan mengalami longgar dan jika sudah begitu kamu harus melakukan penggantian braket karena rumah untuk mur baut tersebut tidak akan bisa mengikat dengan kuat lagi. Jika hal semacam ini dibiarkan maka box dan braket akan goyang saat digunakan berjalan dan membuat kemudi menjadi tidak stabil.

  • Berkarat

Braket bisa mengalami kerusakan berupa karat karena braket terkadang lalai untuk dibersihkan. Karat tersebut bisa timbul dari air hujan yang tidak segera dibersihkan sehingga mengikis cat yang akan membuatnya berkarat secara perlahan dan lama kelamaan braket akan mengalami keropos yang bisa membuatnya patah pada saat digunakan.

Kerusakan pada braket bisa dicegah dengan melakukan perawatan yang rutin dan membatasi kapasitas penyimpanan. Selain itu, kerusakan tersebut juga bisa diminimalisir dengan segera mencari sumber kerusakan agar tidak menyebar ke bagian yang lain. Selalu rawat braket pada motormu dengan baik agar kamu bisa menikmati fungsinya dengan nyaman dan aman.

Categories
Produk Pilihan

Box Motor Ori & Hindari Kerusakan Box Motor Ini

Apa kamu pernah mendengar tentang produk box motor? Produk box motor merupakan salah satu aksesoris sepeda motor yang digunakan sebagai tempat menyimpan dan membawa barang di sepeda motor kamu. Aksesoris motor satu ini diletakkan pada bagian belakang motor, tepatnya di ujung jok motor kamu. Aksesoris ini pastinya bukan hanya sekedar aksesoris biasa ya. Namun juga akan sangat berguna untuk menyimpan barang atau membawa barang dalam jumlah yang cukup banyak pada motor kamu.

Ditambah lagi, aksesoris box motor ini juga tertutup dan bisa dikunci sehingga barang yang kamu bawa bisa aman dari hujan, panas, dan pencurian. Aksesoris motor ini sendiri bisa digunakan oleh siapa saja yang membutuhkannya. Apakah kamu sudah mempunyai box ini di motor kamu? Kalau kamu sudah mempunyainya, jangan lupa untuk rawat aksesoris ini. Hal ini dilakukan agar aksesoris kamu tidak mudah rusak. Sebelum itu, ketahui beberapa kerusakan yang bisa saja terjadi pada aksesoris box di motor kamu berikut ini.

3 Jenis Kerusakan yang Sering Terjadi Pada Box Motor

Sama seperti barang lainnya, aksesoris box yang digunakan pada motor juga bisa rusak. Maka dari itu ada baiknya kamu selalu memperhatikan dan merawatnya agar kerusakan ini bisa dihindari atau diminimalisir. Adapun tiga jenis kerusakan yang sering terjadi pada aksesoris box pada motor adalah sebagai berikut.

1. Box Tergores, Lecet, atau Penyok

Kerusakan pertama yang sering terjadi adalah box yang tergores, lecet, atau penyok. Kerusakan seperti ini tentunya merupakan kerusakan yang wajar terjadi pada barang apapun. Hal ini dikarenakan selama pemakaian box bisa saja bersentuhan dengan barang lain sehingga terjadi gesekan yang menyebabkan permukaannya tergores atau lecet.

Dalam skala yang lebih parah, box bisa terbentur dengan barang lain dan menyebabkan box jadi penyok. Untuk menghindari atau meminimalisir hal ini kamu bisa melindungi box atau keseluruhan motormu dengan cover motor. Cover motor merupakan produk berupa sarung yang dipasangkan ke bodi motor. Dengan menggunakan cover motor ini, tidak hanya bodi motormu saja yang terlindungi namun juga melindungi aksesoris seperti box ini.

2. Box Terlepas

Kerusakan kedua yang bisa saja terjadi adalah box yang terlepas. Kerusakan ini juga merupakan jenis kerusakan yang bisa saja terjadi kapan saja dan dimana saja. Kerusakan box yang terlepas ini biasanya terjadi karena box terbentur cukup keras. Bisa terjadi saat kontak dengan barang lain, motor terjatuh, dan hal lainnya. Kalau hal ini terjadi, kamu tidak perlu khawatir. Kamu masih bisa memperbaikinya kalau box masih dalam keadaan yang baik.

Untuk memperbaikinya cukup sediakan obeng dan sekrup. Pasangkan atau dudukan kembali box pada tempatnya dan eratkan menggunakan sekrup. Pasang sekrup dengan kencang agar dudukan box kuat. Mudah sekali bukan?

3. Kuncian Pada Box Rusak

Kerusakan terakhir yang bisa saja terjadi pada box di motormu adalah kunciannya yang rusak. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa box pada motor memiliki kuncian agar barang di dalamnya tetap aman. Kuncian ini sendir bisa saja rusak. Kerusakan yang terjadi bisa seperti kuncian tidak mau mengunci, kuncian longgar, atau kuncian terlepas. Untuk mengatasinya kamu bisa melepas kuncian yang ada yang menggantinya dengan kuncian yang baru. Murah kok! Kamu bisa mendapatkannya di toko perkakas.

Jadi bagaimana? Kamu jadi lebih mengerti soal kerusakan yang bisa saja terjadi pada aksesoris box pada motormu bukan?

Categories
Produk Pilihan

Headlamp Motor & Kerusakan Yang Sering Terjadi

Ada beberapa kerusakan yang sering terjadi pada Headlamp motor yang sebaiknya kamu tahu. Sebab dengan mengetahuinya, kamu bisa menghindari penyebab-penyebabnya. Jika sudah bisa menghindari penyebabnya, maka kedepannya kamu tak perlu berkutat dengan masalah rumah lampu ini.

Kamu juga tidak perlu lagi membeli rumah lampu baru karena yang lama sudah tidak bisa digunakan. Berikut adalah beberapa kerusakan yang sering terjadi dan bisa kamu hindari penyebabnya.

  • Bisa Pecah Jika Terlalu Lama Dipakai

Ternyata kerusakan pada rumah lampu motor tak melulu karena salah yang kamu perbuat saja. kerusakan yang pertama ini adalah karena usia. Usia rumah lampu yang sudah terlalu tua, seperti berpuluh-puluh tahun misalnya akan wajar bila rusak.

Rumah lampu yang sudah lama dipakai atau terpasang pada kendaraan yang jam terbangnya tinggi akan mengalami penurunan kualitas. Kerusakan yang mungkin terjadi adalah pecah atau sekedar retak. Cara mengatasi kerusakan ini adalah mau tidak mau menggantinya dengan yang baru. Jangan memutuskan untuk mengambilnya saja karena bisa menghambat sinar lampu yang seharusnya keluar.

  • Warna Bisa Mengusam Karena Sering Terkena Sinar Matahari

Kamu pastinya tak hanya menggunakan motor di malam hari saja, melainkan di pagi hingga siang hari. Akhirnya, motor kami ini akan sering terkena paparan sinar matahari.Rumah lampu adalah salah satu bagian pada motor yang kurang kuat dengan paparan ini. karenanya, apa yang ditimbulkan selanjutnya adalah warna rumah lampu yang semakin mengusam. Mikanya akan mengusam seiring banyaknya paparan sinar matahari yang didapatkan.

Apa yang harus dilakukan jika warna pada rumah lampu ini terlanjur mengusam? Kamu bisa menggantinya dengan yang baru atau melakukan perawatan ekstra. Perawatan yang dibutuhkan adalah untuk mengamplas dan memolesnya dengan kompon khsuus.

  • Rumah Lampu Motor yang Mengembun Bisa Buat Lampu Di Dalamnya Mati

Mungkin suatu saat nanti kamu menjumpai rumah lampu di motor kamu mengembun. Embun di bagian dalam rumah lampu bisa membuat lampu di dalamnya mati atau rusak, bisa permanen rusaknya namun juga bisa sementara saja.

Supaya kerusakan yang terjadi tidak semakin melebar, sebaiknya segera saja lakukan sesuatu. Apa yang harus dilakukan jika rumah lampu mengembun adalah melepasnya dan mengelap bagian dalamnya. Lap yang dipakai harus lap microfiber supaya tidak ada goresan yang terpasang. Jika di dalam rumah lampu, terutama di bagian mikanya ada goresan, maka akan mengganggu sinar lampu yang seharusnya dikeluarkan.

  • Bisa Retak Karena Kecelakaan atau Tergores Saja

Kerusakan yang sering terjadi terakhir adalah retak. Rumah lampu bisa-bisa saja retak karena alasan, entah itu retak bagian plastiknya atau bagian mikanya.Keretakan ini biasanya terjadi karena kecelakaan, atau bisa juga karena motor terjatuh dan menghantam benda keras yang pas pada bagian rumah lampu.

Jika retaknya benar-benar parah sebaiknya ganti saja dengan rumah lapu yang baru. Atau mungkin saja rumah lampu hanya mengalami goresan saja, jika tidak parah tidak diganti pun tidak apa-apa. Membawa ke bengkel untuk mendapatkan perawatan yang paling pas juga jadi ide bagus.

Apakah bagimu bagian pada motor seperti Headlamp motor sifatnya mudah rusak? Kerusakan-kerusakan yang terjadi dinilai cukup wajar karena penyebabnya masing-masing. Apa yang harus kamu lakukan jika kerusakan-kerusakan di atas terjadi juga sudah kamu ketahui. Kamu tinggal melakukannya saja jika kedepannya menemui kerusakan tersebut. 

Categories
Produk Pilihan

Baut Motor & Kesalahan Yang Sering Dilakukan

Setiap komponen yang ada di dalam motor memiliki fungsinya masing-masing. Hilangnya satu komponen saja bisa membuat motor nggak bisa bekerja dengan optimal. Baut, menjadi salah satu komponen kecil yang ada di dalam motor. Meski kecil, baut memiliki fungsi yang sangatlah penting. Di mana perannya dibutuhkan untuk saling mengaitkan dua komponen motor yang ada. Sayangnya, banyak orang yang sering melakukan kesalahan saat membongkar pasang baut sehingga membuatnya mudah saja. Berikut beberapa kesalahan yang sering dilakukan pengendara motor.

  1. Sering Dibongkar Pasang

Saat akan melakukan perbaikan pada komponen motor, kamu tentu perlu membongkar pasang baut motor. Hal ini bisa jadi salah satu pemicu mengapa baut nggak awet. Pasalnya, terlalu sering membongkar pasang akan membuat baut mudah mengalami aus. Bukan hanya itu saja, kesalahan dalam pemasangan baut juga bisa membuat baut susah untuk kembali dipasangkan. Sekalipun bisa terpasang, kamu akan kesulitan dalam mengencangkan baut dengan sempurna.

  1. Nggak Sempurna Memasang Baut

Membiarkan baut nggak terpasang dengan sempurna juga merupakan kesalahan yang sering dilakukan. Saat motor sudah dinyalakan, getaran yang diberikan bisa membuat baut tersebut semakin longgar saja. Jika hal ini sampai terjadi, bukan nggak mungkin komponen kendaraan kamu akan mengalami kerusakan. Kemungkinan terburuk lainnya, baut yang nggak terpasang sempurna juga bisa menyebabkan sebuah kecelakaan, lho. Kamu nggak inginkan hal ini terjadi hanya karena baut nggak terpasang sempurna.

  1. Jangan Kencangkan Baut Terlalu Keras

Meski kamu harus memastikan baut terpasang dengan sempurna dan nggak longgar, namun bukan berarti kamu harus mengencangkan baut dengan terlalu keras, ya. Pasalnya, terlalu keras mengencangkan baut juga bisa menyebabkan terjadinya kerusakan, lho. Nggak cuma kerusakan pada baut namun juga kerusakan pada komponen motor yang lain.

Salah kerusakan yang disebabkan oleh hal ini yakni kepala baut menjadi mudah aus. Perlu diingat, setiap bait memiliki tingkat kekencangan yang berbeda-beda. Sehingga kamu perlu terlebih dahulu mengetahui tingkat kekencangan baut yang dimiliki. Tingkat kekencangan baut yang diperlukan tergantung dari ukuran serta material dari baut itu sendiri. Di mana baut berbahan besi dan berbahan alumunium memiliki tingkat kekencangan yang berbeda.

  1. Menggunakan Alat yang Salah

Mengencangkan baut nggak boleh dilakukan sembarangan. Kamu harus mengencangkannya menggunakan alat yang benar. Bahkan, beberapa baut hanya bisa dikencangkan dengan kunci torsi saja. Dengan menggunakan kunci torsi ini, baut baru bisa mengencang dengan sempurna. Jika kamu asal-asalan dalam mengencangkan baut dan berujung baut tak terpasang sempurna, hal ini bisa membuat oli mesin mudah luber. Jika dibiarkan, kondisi ini akan membuat mesin kendaraan nggak bekerja dengan optimal.

  1. Bongkar Pasang Baut dalam Kondisi Mesin Menyala

Jika kamu memiliki kebiasaan melakukan bongkar pasang baut dalam kondisi mesin menyala, kamu perlu menghilangkan kebiasaan yang satu ini. Pasalnya, kondisi motor yang panas bisa membuat ulir baut mudah rusak. Di mana kamu akan merasa sangat kesulitan setiap kali harus mengencangkan baut. Agar hal ini nggak terjadi, pastikan mesin kendaraan dalam kondisi mati sebelum kamu melakukan bongkar pasang baut.

Diantara beberapa kebiasaan yang telah disebutkan di atas, adakah yang sering kamu lakukan? Jika iya, pastikan kamu segera menghilangkan kebiasaan buruk ini jika tak ingin baut mudah rusak. Namun, apa bila kenyataannya baut sudah benar-benar rusak dan nggak bisa mengencang dengan sempurna, sebaiknya kamu segera mengganti baut tersebut dengan yang baru!

Categories
Produk Pilihan

Footstep Motor dan Cara Mengatasi Kerusakan Umum

Motor merupakan salah satu jenis transportasi modern yang paling banyak digunakan oleh masyarakat, baik kaum muda maupun tua. Tidak heran jika saat ini terdapat banyak perusahaan yang memproduksi berbagai jenis merek motor terbaru, dengan beragam model dan varian warna yang berbeda-beda. Yuk gunakan footstep motor terbaik.

Selain digunakan sebagai alat transportasi untuk menunjang aktivitas sehari-hari manusia, ternyata motor banyak digunakan masyarakat sebagai penunjang penampilannya agar lebih percaya diri di depan umum. Apalagi sekarang ini perusahaan motor telah berlomba-lomba memproduksi berbagai jenis aksesoris. Dimana aksesoris tersebut berfungsi sebagai penunjang penampilan dan kenyamanan mu saat berkendara.

Salah satu aksesoris pelengkap motor yang berfungsi untuk menunjang kenyamanan seseorang yang sedang kamu bonceng adalah footstep motor. Saat ini sudah tersedia dengan berbagai model dan bentuk footstep yang bisa kamu pilih sesuai dengan warna motor. Nah untuk mengetahui informasi yang lebih lengkap mengenai aksesoris tersebut, langsung saja simak ulasannya pada paragraf dibawah ini.

Kerusakan yang Sering Terjadi Di Footstep Motor

Seperti yang diketahui, berbagai jenis peralatan maupun perlengkapan jika sudah digunakan dalam jangka waktu lama pastinya akan mengalami kerusakan, baik itu peralatan tradisional maupun modern. Jadi kamu harus mengetahui penyebab terjadinya kerusakan tersebut, khususnya untuk kamu yang sering mengalami kerusakan pada bagian footstep motor.

Sebaiknya ketahui beberapa hal yang menyebabkan kerusakan pada footstep seperti kondisi footstep yang dibiarkan kotor maupun terkena lumpur jalanan. Walaupun hal ini tergolong sepele, namun kamu harus memperhatikan kondisi komponen motor yang satu ini. Hal ini dikarenakan footstep yang kotor terkena lumpur kemudian dibiarkan saja, maka lama-kelamaan akan mengakibatkan karat.

Karat pada footstep tersebut akan mengakibatkan kerusakan pada komponen ini. Selain itu akibat banyaknya gesekan yang terjadi juga dapat menimbulkan kerusakan pada footstep motormu. Kerusakan footstep yang sering terjadi di masyarakat atau mungkin kamu sendiri juga pernah mengalaminya, yaitu footstep kerap turun sendiri meskipun sudah ditutup.

Cara Mengatasi Kerusakan yang Sering Terjadi Di Footstep Motor

Setelah mengetahui beberapa penyebab kerusakan footstep yang sering terjadi di kehidupan sehari-hari pada ulasan sebelumnya, mungkin kamu merasa bingung mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Sebenarnya terdapat banyak cara yang simpel dan mudah untuk dilakukan sendiri di rumah, yaitu melakukan perawatan secara rutin footstep motor agar lebih awet, jadi dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Dengan cara membersihkan footstep yang kotor terkena lumpur jalanan saat hujan.

Setelah kamu bersihkan jangan lupa untuk memberikan pelumas pada footstep, agar tidak berkarat. Apabila footstep berisik dan tidak nyaman digunakan sebagai pijakan, kamu bisa menambahkan ring untuk mengganjalnya. Terdapat berbagai jenis ring footstep yang bisa kamu pilih sesuai dengan tipe motor.

Selain itu ring tersebut juga dapat kamu gunakan sebagai penunjang penampilan motor agar terlihat lebih keren. Namun apabila kerusakan footstep sudah parah, sebaiknya ganti dengan yang baru. Bertujuan untuk menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan, seperti footstep tiba-tiba patah di tengah perjalanan. Tentunya hal ini akan sangat fatal bagi seseorang yang sedang kamu bonceng.

Itulah beberapa ulasan mengenai beberapa kerusakan yang sering terjadi di footstep motor dan cara mengatasinya. Semoga ulasan ini dapat membantu kamu dalam mengatasi masalah footstep yang rusak. Ingat jika sudah parah sebaiknya diganti yang baru saja, apalagi sekarang untuk membeli footstep sangat mudah. Hal ini dikarenakan sudah banyak toko di seluruh Indonesia yang menyediakan produk footstep motor. Mulai dari toko online hingga toko offline, tentunya dengan kualitas yang sama baiknya.