Categories
Produk Pilihan

Spare Part Motor Bikin Berkendara Lebih Aman

Salah satu spare part motor yang penting keberadaannya adalah rem. Pasalnya, rem merupakan salah satu komponen yang menjadi salah satu faktor keamanan saat berkendara. Rem berfungsi menurunkan kecepatan kendaraan hingga ke titik nol dimana sepeda motor tersebut nantinya akan berhenti total. Untuk jadwal penggantian rem motor ini sendiri berbeda-beda. Tidak bisa ditentukan dengan interval pemakaiannya. Sebab, gaya berkendara maupun jarak tempuh sangat berpengaruh pada penggantian rem motor. Selain itu, kondisi lalu lintas yang dilalui juga sangat berpengaruh terhadap jadwal penggantian rem. Mengingat pentingnya fungsi spare part yang satu ini, sudah sepantasnya kamu merawatnya dengan baik serta mengenali tanda-tanda apabila rem mulai mengalami kerusakan.  

Yuk Kenali Kerusakan yang Sering Terjadi Pada Rem Spare Part Motor 

Terdapat dua buah rem pada sepeda motor, yaitu rem depan dan rem belakang. Untuk motor bebek rem depan berada di bagian stir sebelah kanan berdekatan dengan gas motor. Sementara rem belakangnya berada di bagian bawah sebelah kanan berdekatan dengan pijakan kaki. Sedangkan untuk motor matik, rem depan dan rem belakang berada di posisi stir masing masing di sebelah kanan untuk rem depan dan sebelah kiri untuk rem belakang.  

Rem merupakan salah satu komponen yang cukup penting. Maka dari itu, penting bagi kamu untuk merawat kondisi rem agar terhindar dari kerusakan-kerusakan. Nah berikut ini ada beberapa tanda-tanda kerusakan pada rem yang sering terjadi dan cara mengatasinya. 

  1. Bau Tajam pada Rem 

Pengereman berulang saat melewati jalanan dengan kontur terjal akan meningkatkan temperatur pada rem. Hal ini akan menghasilkan panas yang berlebih pada remdan akan membuat rem dalam kondisi kurang prima sehingga akan menghasilkan bau tajam. Jika hal ini terjadi, sebaiknya kamu segera memeriksa kondisi rem serta hentikan sepeda motor sejenak hingga kondisi rem menjadi dingin. 

  1. Muncul Suara Berdecit 

Salah satu kerusakan yang sering terjadi dalam rem adalah muncul suara berdecit saat proses pengereman. Suara tersebut berasal dari indikator bantalan rem. Bantalan rem yang terbuat dari baja akan menghasilkan suara bising ketika bersentuhan. Jika kamu mengalami kondisi sepertiini, sebaiknya segera ganti kampas rem agar rem dapat berfungsi dengan optimal lagi. Namu, biasanay kondisi ini terjadi pada rem-rem yang sudah berusia diatas 30.000 km.  

  1. Rem Bergetar 

Kerusakan lainnya yang sering terjadi pada rem adalah rem bergetar. Kondisi rem yang bergetar juga akan menyebabkan setir motor bergetar pula. Biasanya, kerusakan ini terjadi karena piringan rem yang sudah tidak rata dan tipis. Ketebalan cakram rem yang baik adalah 22mm. Jika hal ini terjadi, sebaiknya kamu mengecek terlebih dahulu ketebalan cakram rem, jika kamu merasa ketebalannya normal, maka kamu bisa melakukan pembubutan agar cakram kembali rata. Namun jika kondisi cakram rem sudah tips, segera ganti cakram rem dengan komponen piringan yang baru. 

  1. Rem Tidak Pakem dan Mengganjal 

Kerusakan lainnya yang sering terjadi pada rem adalah rem menjadi tidak pakem dan terasa mengganjal. Kondisi ini akan menyebabkan pengereman menjadi semakin jauh dan membuat sepeda motor lama untuk bisa berhenti. Jika kamu mengalami hal ini, kamu bisa melakukan pengecekan. Biasanya penyebab utama kondisi ini berasal dari kampas rem yang sudah habis.  

Nah, itu tadi tanda kerusakan yang terjadi pada rem spare part motor dan cara mengatasinya. Untuk menghindari kerusakan-kerusakan ini, maka sebagai pemilik sepeda motor penting bagi kamu untuk melakukan perawatan secara berkala sehingga kondisi rem tetap terjaga dengan baik dan dapat bekerja dengan optimal.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *