Categories
Produk Pilihan

Sarung Tangan Motor & Berbagai Kerusakan Yang Terjadi

Bagi kamu yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari dengan mengendarai motor, sarung tangan motor menjadi satu perlengkapan yang tak boleh tertinggal. Pasalnya sarung tangan ini memiliki berbagai fungsi yang yang bisa dibilang vital, mulai dari melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung yang membuatnya terbakar hingga mencegah kulit terkena goresan alias untuk alasan keamanan berkendara.

Di samping itu, kamu bisa menggunakan item ini sebagai bagian dari gaya berkendara ketika di jalan. Tergantung dari jenis bahan yang kamu pilih, kesan tertentu bisa kamu dapatkan. Sayangnya, sarung tangan motor kesayanganmu ini ternyata rentan terhadap berbagai kerusakan, lho. Penyebabnya bisa beragam pula, faktor cuaca, ketahanan bahan hingga kesalahan dalam melakukan perawatan. Kira-kira kerusakan macam apa ya, yang mengintai sarung tangan yang kamu gunakan sehari-hari? Yuk, simak informasinya berikut:

  1. Lapisan Pelindung yang Retak atau Hilang

Salah satu bahan sarung tangan yang paling banyak digunakan dan digemari oleh pengendara motor adalah polyester. Material ini memiliki karakteristik mudah dibersihkan, ketebalannya pas, dan fleksibel sehingga nyaman digunakan untuk jangka panjang. Biasanya, sarung tangan polyester ini memiliki protector atau pelindung yang terbuat dari karet dengan tujuan membuat genggaman tanganmu lebih kesat dan rapat pada setir motor sehingga tidak selip. Nah, bagian inilah yang rentan mengalami kerusakan.

Meskipun kuat dan ulet, karet pelindung ini bisa retak, sobek atau bahkan terlepas dari permukaan sarung tangan salah satunya karena kesalahan dalam perawatan. Untuk merawat atau membersihkan sarung tangan, kamu tidak boleh menyikatnya terlalu keras apalagi menggunakan sikat berbulu kasar. Atau jika tidak, kamu pun tak disarankan untuk menguceknya dengan kekuatan penuh sebab berpotensi membuat lapisan pelindung ini rontok. Memang sih, ketahanan protektor juga dipengaruhi oleh kualitasnya. Namun sebagai pengguna yang baik, sebaiknya kamu memahami dan melakukan cara perawatan yang benar.

  1. Permukaan yang Kaku Hingga Mengelupas

Kerusakan macam ini kerap terjadi pada sarung tangan berbahan kulit, baik asli maupun imitasi. Sarung tangan kulit memiliki beberapa kelebihan, termasuk di dalamnya berbahan tebal dan kuat serta hangat saat digunakan. Jenis sarung tangan ini cocok digunakan oleh kamu yang sering berkendara jauh menembus cuaca dingin. Sayang sekali jika proteksi yang diberikan oleh sarung tangan motor ini tak bisa kamu rasakan dalam waktu lama tiba-tiba saja permukaanya menjadi kaku, tidak elastis, bahkan mengelupas yang membuatnya terlihat menyedihkan. Ya, bahan kulit memang membutuhkan perawatan ekstra.

Jika di jenis sebelumnya kamu tak disarankan untuk menyikat permukaan sarung tangan, maka untuk bahan kulit kamu tidak boleh merendamnya apalagi dengan detergen yang kuat! Hal ini bisa membuat bahan kulit kehilangan kelenturan dan kelembabannya dan inilah yang menyebabkan permukaannya kaku serta lambat laun mengelupas. Kabar baiknya, kamu bisa meminimalkan kerusakan ini dengan menggunakan sabun bayi untuk mencucinya serta membalurkan baby oil atau kondisioner khusus untuk melembabkannya.

  1. Bau tak Sedap

Bau tak sedap pada sarung tangan bisa terjadi bahkan ketika kondisinya bersih dan baru dicuci. Penyebabnya bisa jadi proses pengeringannya yang tidak sempurna atau memang merupakan bagian dari karakteristik bahan tersebut. Oleh karena itu, pastikan bagian luar dan dalam sarung tangan kering sempurna. Khusus bahan kulit, terik matahari bisa merusak tekstur bahannya sehingga lebih baik mau mengeringkannya di tempat teduh yang terkena hembusan angin.

Meskipun berbagai jenis kerusakan di atas mengintai sarung tangan motormu, setidaknya sekarang kamu juga tahu bagaimana menanganinya sehingga kerusakan tersebut bisa diminimalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *