Categories
Produk Pilihan

Mur Motor & Cacat Kerusakan Yang Sering Terjadi

Mur Motor mungkin merupakan item kecil pada motor, namun dibutuhkan oleh banyak komponen besar pada motor. Mur biasanya berpasangan dengan baut, menyatukan komponen esensial pada kerangka motor. Mur dan baut juga membutuhkan perawatan. Jika kamu malas melakukan perawatan, mur bisa mengalami cacat atau rusak. Masalah pada mur bisa mempersulit kamu dalam memodifikasi dan perawatan motor secara umum. Berikut berbagai macam kerusakan yang bisa terjadi pada mur kendaraan yang perlu kamu antisipasi sebelum terjadi.

1. Noda yang Mengeras dan Tidak Dibersihkan.

Salah satu bagian dengan mur dan baut yang paling perlu diperhatikan adalah pada bagian roda motor. Dekat dengan tanah dengan berbagai medan, mur motor kerap kotor, apalagi ketika melewati medan berlumpur. Sekalipun kamu cuma keliling kota setiap hari, berbagai jenis debu, kotoran, bercampur dengan minyak motor juga bisa menyebabkan tumpukan kotor pada baut motor. Ketika kamu mengabaikan keadaan kotor pada mur dan baut, semakin lama noda akan mengeras. Hal ini akan menyusahkan kamu ketika hendak melepas baut, misalnya untuk ganti roda.

2. Tidak Diberi Penetran Secara Berkala.

Melumasi baut dan mur penetran merupakan salah satu metode perawatan yang dapat menjaga kualitas komponen. Sama halnya dengan memberi oli pada mesin dan rantai motor. Penetran akan membentuk lapisan pada baut dan mur, menghindari proses pengaratan cepat pada komponen tersebut. Jika kamu tidak terlalu memperhatikan perawatan penetran pada baut dan mur, maka akan butuh waktu lebih cepat bagi komponen ini mengalami karatan.

3. Karat, Karena Kendaraan Tidak Pernah Digunakan.

Karat juga bisa muncul pada kendaraan motor yang tidak pernah digunakan. Mungkin kamu punya motor keluaran lawas yang belum juga kamu jual. Lama tak digunakan dan diparkir saja di rumah bisa mempermudah proses karatan. Sama halnya dengan komponen motor lainnya, jika tidak pernah digunakan maka akan bermasalah bahkan rusak. Jika kamu punya motor nganggur di rumah, usahakan tetap lakukan perawatan rutin dan dipakai sekali-kali agar tidak rusak dan harga jualnya tetap stabil.

4. Memasang Baut dan Mur dengan Tidak Tepat.

Kerusakan pada mur bisa terjadi ketika kamu memasang dengan cara yang tidak tepat dan kurang teliti. Sebagai komponen yang kecil, kamu harus memperhatikan pemasangan baut dan mur dengan benar. Gunakan kunci yang benar, dan putar dengan normal menggunakan tangan. Jangan dipaksa jika baut atau kunci tidak pas. Beberapa orang bahkan punya kebiasaan menginjak dengan kaki dan memukul baut agar masuk secara paksa.Perhitungan yang salah dari awal tidak akan menyatukan komponen dengan rekat. Hal ini juga bisa menimbulkan kerusakan pada komponen motor lainnya.

5. Menggunakan Baut dan Mur Bekas.

Hindari kebiasaan mengoleksi baut dan mur motor bekas. Jangan pikir kamu bisa merekondisi baut dan mur hanya dengan proses pengamplasan. Komponen motor apapun kalau sudah berkarat sangat wajib untuk diganti. Karat merupakan indikasi keropos pada komponen, dan keropos mampu mengurangi kekuatan komponen. Dengan begini baut dan mur bisa hancur dan melepas komponen motor lainnya di saat yang tidak diinginkan.

Sudah tahu berbagai penyebab kerusakan pada baut dan mur, kamu wajib melakukan perawatan ideal secara keseluruhan pada motormu. Kamu bisa melakukan perawatan sendiri di rumah, maupun pergi ke bengkel service yang lebih profesional. Namun, setidaknya kamu tau informasi dan teori tentang perawatan mur dan baut untuk memantau kondisi kendaraan kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *