Categories
Produk Pilihan

Alarm Motor & Fakta Yang Masih Sering Salah Persepsi

Alarm motor merupakan salah satu fitur kendaraan yang semakin populer belakangan ini. Meski bukan item esensial, memasang alarm pada motor bisa menjadi pendukung sistem keamanan kendaraan motor kamu. Baik saat di rumah maupun di tempat umum. Cara kerja alarm pada motor juga serupa dengan alarm pada mobil. Selain sebagai fungsi keamanan, alarm juga akan memudahkan menemukan kendaraan di lahan parkir luas. Namun, masih ada banyak orang yang punya persepsi salah akan alarm khusus motor. Simak informasi seputar fakta dan cara perawatan alarm motor berikut ini.

1. Alarm pada Motor Tidak Akan Rusak Meski Terkena Air.

Jika kamu membeli alarm khusus, produk berkualitas dengan harga tinggi sudah dilengkapi dengan teknologi waterproof. Kamu mungkin khawatir ketika mencuci motor dan air masuk dalam komponen. Tak lama setelah mencuci motor, alarm mungkin akan mengeluarkan suara yang aneh seperti rusak. Namun, masalah tersebut hanya terjadi sementara, ketika komponen sudah kering, suara alarm akan kembali normal. Jika suatu hari alarm kamu rusak, terpapar air bukan faktor utama yang akan mempengaruhi kerusakan tersebut.

2. Masalah Aki Motor.

Jangan pernah biarkan aki motor kamu kering. Alarm juga memiliki nama lain yaitu E-lock, dimana difungsikan dengan sumber daya listrik. Oleh karena itu, pastikan aki kamu dalam keadaan baik. Ketika alarm tidak mau bekerja, ada kemungkinan karena tidak ada daya pendukung dari aki. Kamu harus rajin memperhatikan air aki jika kamu menggunakan aki basah. Jika menggunakan aki jenis lain yang free maintenance, seharusnya bisa awet lebih lama.

3. Ganti Baterai Remote Alarm.

Alarm motor dilengkapi juga dengan remote control jarak jauh. Ketika alarm tidak mau merespon, ada kemungkinan karena remote sudah waktunya ganti baterai. Pada umumnya remote E-lock membutuhkan baterai Alkaline tipe A23 yang sangat mudah kamu temukan di toko. Baterai Alkaline merupakan yang paling ideal karena bisa tahan sangat lama. Untuk melihat tanda perlu ganti baterai, remote juga dilengkapi dengan lampu indikator. Ketika lampu mengeluarkan cahaya lemah, tak diragukan lagi kamu harus segera ganti baterai.

4. Alarm dalam Silent Mode.

Ada lagi kemungkinan yang faktor alarm yang tidak mau berbunyi. Ketika alarm tidak berbunyi namun lampu sein menyala saat kamu menekan remote, ada kemungkinan alarm dalam kondisi silent. Kamu hanya perlu memasukan kunci ke kontak maka alarm akan mengeluarkan bunyi, kemudian tekan off pada remote.

5. Hubungi Dealer E-lock Ketika Terjadi Kerusakan Komponen Utama.

Selain berbagai fakta di atas, alarm motor juga tidak lepas dari faktor error pada komponen utama. Misalnya remote terbanting keras, atau motor mengalami tabrakan, kemungkinan tersebut juga mampu merusak alarmmu. Ketika terjadi kerusakan yang tidak bisa kamu tangani atau pahami, setiap E-lock pasti memiliki dealer yang bisa kamu hubungi untuk membantu. Baik memberi arahan hingga memfasilitasi secara teknis pada masalah alarm khusus motor.

Itu tadi berbagai fakta yang perlu kamu ketahui untuk perawatan alarm khusus motormu. Ada banyak cara mengatasi masalah pada alarm yang bisa kamu atasi sendiri. Namun jika ada error yang krusial, kamu selalu bisa menghubungi dealer e-lock yang sudah tersebar di sebagian kota besar di Indonesia. Memasangnya pada motor atau e-lock bisa menambah tingkat keamanan pada motor. Fitur ini juga lebih modern dan praktis. Tak selalu alarm pasang, sudah ada produsen motor yang memproduksi motor dengan e-lock yang bisa kamu andalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *