Categories
Produk Pilihan

Stang Motor yang Penting untuk Diperhatikan

Stang motor merupakan salah satu suku cadang motor esensial pada motor. Sebagai pusat kendali kendaraan, kamu harus memastikan stang selalu dalam keadaan baik. Jangan disepelekan! Sedikit saja kerusakan pada stang bisa mempengaruhi keamanan ketika kamu berkendara. Berkendara dengan aman tidak hanya untuk kamu saja, namun juga pengendara lainnya di jalan raya. Selalu peka dengan keadaan stang motor kamu! Berikut beberapa tanda kerusakan stang pada motor yang perlu kamu ketahui.

1. Kemudi yang Tidak Bisa Dikendalikan dengan Mulus.

Pada stang yang bermasalah, kamu akan merasa tidak nyaman mengemudi karena kemudi jadi sulit dikendalikan. Meski terkadang terasa samar-samar, kamu akan merasakan kemudi tak berbelok ke arah yang kamu kehendaki, justru melawan. Pada tanda-tanda awal, kemudi yang tidak mulus ini akan muncul jarang-jarang, kemudian semakin sering dan bisa membahayakan kamu kapanpun. Oleh karena itu, ketika mulai merasakan kendali yang tidak menurut, harus segera diperiksa potensi kerusakan pada stang motor kamu.

2. Handling Terasa Berat dan Kaku.

Tak hanya susah dikendalikan konfigurasinya yang bermasalah, handling yang terasa berat juga semakin menyusahkan kamu. Ketika kamu hendak bermanuver, handling terasa berat dan kaku, membuat kamu kesulitan dan memberikan respon cepat saat mengendarai motor. Hal ini karena terjadi masalah pada pusat stang. Beberapa kerusakan bisa diperbaiki dengan minyak pelumas, namun ada pula jenis kerusakan yang fatal hingga ke bagian kabel. Dengan begitu kamu harus segera mengganti stang.

3. Menimbulkan Suara Mengganjal.

Ketika stang mulai mengeluarkan suara, berarti ada masalah pada stang kamu. Biasanya stang yang mulai muncul tanda kerusakan akan menimbulkan bunyi bergemeletuk saat sedang melalui medan yang cukup terjal. Begitu pula saat rem, akan ada bunyi rem yang terlalu keras dan tidak wajar. Hal ini karena kedua titik tersebut berat dan kaku. Seperti yang telah disebutkan, stang akan terasa berat, begitu juga pada komponen lain yang menyambung dengan stang pada motor kamu.

4. Pelor Longgar dan Getaran Berlebihan.

Jika stang pada motor tidak pernah mendapatkan perawatan rutin dan mulai rusak, maka akan terjadi keausan pada bagian pelor bearing. Hal ini akan membuat pelor menjadi longgar seiring berjalannya waktu jika dibiarkan saja. Akan semakin fatal ketika pelor terlalu longgar dan lepas, stang jadi semakin tidak stabil dan mempengaruhi konfigurasi pengendalian kemudi. Pelor yang mulai rusak lah yang menjadi alasan stang kamu jadi susah dikendalikan, oleh karena itu harus segera diganti ketika mulai merasakan gejala tersebut.

5. Rem Tidak Berfungsi dengan Baik.

Rem merupakan komponen utama yang kamu butuhkan dengan keamanan berkendara. Pada awalnya, rem mungkin terasa tidak cakram lagi, namun masih bisa berhenti dengan durasi yang memakan beberapa detik. Jangan disepelekan, rem harus selalu dalam keadaan cakram untuk kemungkinan terburuk saat kamu berkendara. Ketika rem mulai tidak cakram, hal itu juga merupakan gejala kerusakan stang pada motor.

Itu tadi berbagai cara untuk mengidentifikasi kerusakan pada stang motor kamu. Stang merupakan salah satu suku cadang yang harus diperhatikan performanya. Ketika mulai mengalami gejala masalah atau kerusakan, kamu harus segera tanggap untuk memperbaiki. Hindari menggunakan motor dengan stang bermasalah untuk berkendara sementara. Apalagi untuk perjalanan antar kota di jalan raya. Selalu perhatikan kondisi komponen esensial pada motormu, semoga informasi ini bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *