Categories
Tips Perawatan

Penyebab Masalah Aki Motor yang Sering Terjadi

Aki sebagai baterai kendaraan sehingga harus diganti jika sudah tidak layak pakai atau masa pemakaiannya telah habis. Umumnya Aki yang beredar di pasaran saat ini yaitu aki kering dan aki basah. Namun karena jenis aki kering lebih awet dibandingkan dengan yang basah maka membuatnya lebih diminati masyarakat. Pemilik kendaraan sebaiknya rajin merawat atau mengecek kondisi aki sehingga jika ada kerusakan bisa dicegah. Tetapi, banyak pula orang yang tidak peduli dengan kesehatan kendaraannya sehingga ketika jika masalah sudah terjadi barulah memperbaikinya. Ada beberapa penyebab masalah aki kering motor bermasalah, ketahui sebelum mengalaminya.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Begitu pula dengan masalah aki ini, merawatnya akan lebih baik untuk mencegah lebih baik dari pada memperbaikinya bahkan harus menggantinya dengan yang baru. Biaya tentu akan lebih dalam lagi menguras kantong. Inilah penyebab umum aki kering motor bermasalah, simaklah dan jangan sampai terjadi pada motor kamu.

Inilah Penyebab Munculnya Masalah Pada Aki Kering Motor

  • Aki yang kotor

Perlu diketahui pada bagian dalam aki bisa pula menjadi kotor oleh plak atau karat. Jika terus menumpuk, hal ini membuat motor susah menyarter dengan menggunakan tombol. Sehingga kamu harus menyalakannya dengan cara manual yang tentu akan berpotensi untuk macet.

  • Pengikat Rusak atau Terlepas

Sebagai baterai kendaraan, aki penting bagi kelistrikan motor sehingga banyak kabel ikat yang menghubungkan fungsi satu dan yang lainnya. Jika pengikat ini lepas atau bahkan rusak tentu akan menyebabkan masalah entah itu di bagian starter, lampu sein atau bagian lainnya

  • Kiprok Rusak

Seperti yang diketahui, Kiprok berguna untuk menghubungkan arus listrik pada aki. Ketika bagian ini rusak maka listrik tidak terhubung dengan aki. Cara mengecek apakah kiprok baik-baik saja atau tidak dengan cara menghidupkan mesin dan lampu utama. Tarik gas hingga sekitar 4000 rpm dan lihat tegangannya apakah lebih atau kurang dari 14-25 volt. Jika tidak berjalan di kisaran angka ini maka kiprok dalam masalah.

  • Lampu Modifikasi yang Tegangannya Tinggi

Lampu modifikasi yang keren umumnya memiliki daya yang tinggi dan dapat menyerap tenaga pada aki sehingga aki pun cepat tekor. Jadi semakin terang dan bervariasi warna dan cahaya lampu yang dikeluarkan maka dayanya pun semakin tinggi. Boleh saja memasang lampu modifikasi asal tegangannya sesuai kapasitas atau menaikkan tegangan aki sehingga mampu membackupnya dengan lebih baik.

  • Aki yang Korselet

Kondisi ini bisa terjadi jika kabel aki atau rangkaian listrik menyentuh body motor. Oleh sebab itu, mengecek secara berkala kondisi aki penting untuk menghindari konslet. Kamu bisa membawa motor ke bengkel untuk masalah seperti aki yang konslet.

Mengetahui masa pakai aki kering motor juga penting untuk memprediksi kapan harus mengganti aki sehingga dana dapat disiapkan terlebih dahulu. Selain itu, kamu juga bisa menilai kualitas aki yang digunakan. Umumnya, masa pakai aki sekitar 1-2 tahun atau minimal pemakaian 20.000 km. Masa pakai ini hanyalah rata-rata dengan pemakaian, perawatan dan aksesoris tambahan yang normal. Semakin banyak aksesoris yang kamu pakai tentu membuat umur aki lebih pendek.

Tidak ingin bukan mengganti aki motor kering sebelum waktunya atau masa pakai aki dibawah rata-rata? Oleh sebab itu, perawatan motor sangat penting sehingga terhindar dari penyebab-penyebab di atas. Aki yang dirawat dengan baik juga membuat motor kamu lebih halus dan ringan tetap seperti baru. Jadi, sayangi motor kamu sebelum terlambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *